CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

Rabu, 13 Mei 2009

Flu Babi belum usai, Flu Kuda mewabah

Dunia medis seolah mengalami berbagai cobaan yang ditandai dengan datangnya penyakit flu babi jenis baru. Meski pandemik flu babi ini belumlah usai, dunia medis kembali dikejutkan dengan adanya virus baru yakni virus flu kuda.

Flu babi yang disebut juga swine flu yang diperkirakan akan menjadi pandemi/wabah mengakibatkan beberapa penerbangan dalam negeri terutama di Jakarta dan Bali meningkatkan pengawasan penumpang yang baru datang dari luar negeri, khususnya dari negara yang suspect flu babi.

Sedangkan virus flu kuda yang diberi nama equine influenza ini sudah menyerang tiga negara. Yakni Jepang, India dan Australia. Di India saja, flu kuda telah menewaskan 43 kuda di negara bagian barat India Rajasthan dan Gujarat. Tahun lalu, pemerintah Provinsi Saga di Jepang juga membatalkan perlombaan pacuan kuda menyusul berjangkitnya flu kuda pada sembilan kuda balap.

Sebelum itu, kecemasan akan merebaknya wabah flu kuda ini terjadi di Australia, setelah sedikitnya empat ekor kuda di Sydney dinyatakan positif terserang flu kuda pada pertengahan Desember. Media Australia memperkirakan kuda-kuda itu tertular flu dari kuda asal Jepang yang bertandang ke Sydney.

Berdasarkan laporan yang diberikan laboratorium di Hissar, Haryana, di India Utara, kematian kuda akibat serangan flu itu pertama terjadi pada Januari di Gandhinagar Gujarat. Pemerintah Guajarat memutuskan melarang membeli dan menjual kuda di negara bagian itu guna mencegah penyakit tersebut menyebar luas.

Penyebab Flu Kuda (Equine Influenza)
Flu Equine disebabkan oleh virus Influensa A yang endemik pada kuda. Virus tersebut diketahui bisa berpindah ke jenis hewan lain namun sampai saat kemarin belum diketahui menular pada manusia. Penanda flu kuda adalah dengan sangat tingginya penularan di antara kuda, dan mempunyai masa inkubasi yang sangat singkat, yakni satu sampai lima hari. Ciri-ciri kuda yang terkena flu kuda adalah demam, batuk kering dan keluar ingus dari hidung kuda tersebut.

Semoga wabah penyakit yang menakutkan seperti flu burung, flu babi dan flu kuda bisa cepat berakhir.

0 komentar: